
Banjarmasin, (27/3) – Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik dan angkutan Lebaran Tahun 2025, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Galaxy Banjarmasin. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai sektor transportasi, baik darat, laut, maupun udara.
Rapat koordinasi ini dihadiri dan diisi oleh pemaparan dari berbagai pihak terkait, di antaranya Dirlantas Polda Kalsel, Kepala Kantor wilayah PT Jasa Raharja Kalsel, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalsel, Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, perwakilan dari PT. Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan pentingnya sinergi antar instansi dan memastikan arus mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat. “Koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam menghadapi lonjakan penumpang pada masa mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Kami berharap semua sektor dapat bekerja sama dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pemudik,” ujarnya.
Dirlantas Polda Kalsel dalam pemaparannya menekankan strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan di berbagai titik rawan kemacetan serta potensi kecelakaan. Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Kalsel menyoroti kesiapan angkutan umum dan fasilitas pendukung di terminal-terminal utama.
Dari sektor laut, Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin menyampaikan langkah-langkah peningkatan keselamatan transportasi laut, termasuk pengecekan kelayakan kapal dan ketersediaan alat keselamatan. Sedangkan dari sektor udara, perwakilan PT. Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor menjelaskan kesiapan bandara dalam menghadapi peningkatan jumlah penumpang serta optimalisasi layanan bagi pemudik.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalsel juga turut memberikan paparan terkait jaminan keselamatan bagi para pemudik serta prosedur klaim asuransi dalam situasi darurat.
Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, termasuk peningkatan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan, optimalisasi layanan transportasi publik, serta pemanfaatan teknologi dalam pemantauan arus mudik. Semua pihak berkomitmen untuk terus berkoordinasi guna memastikan mudik Lebaran 2025 berjalan dengan selamat dan lancar.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan semua instansi terkait dapat lebih siap dalam menghadapi arus mudik Lebaran serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan sekitarnya.